Minggu, 15 Juli 2018

kumpulan materi kuliah rekayasa perangkat lunak



REKAYASA PERANGKAT LUNAK
McCall MODEL






             Mata Pelajaran      : Rekayasa Perangkat Lunak
                              Dosen                      : Yurindra, S.Kom, MT.
                              Penyusun                : Abdul Holil






PROGRAM STUDI TEHNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
ATMA LUHUR PANGKAL PINANG
2017





1        Latar Belakang                                                                          1.1
2        Rumusan Masalah                                                                     1.2

1        Maksud dan Tujuan Penilaian McCall Model.                          2.1
2        Parameter-parameter Penilaian McCall Model                            2.2
3        Contoh Study Kasus                                                                 2.3

Kesimpulan                            ............................................................ 3.1

DAFTAR PUSTAKA











1.      Latar Belakang
Perkembangan pesat teknologi informasi menempatkan perangkat lunak pada posisi penting. Kebutuhan perangkat lunak dalam dunia usaha semakin meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Perangkat lunak dibutuhkan untuk membantu proses bisnis yang berjalan. Keberhasilan perangkat lunak yang dibangun tidak hanya dilihat dari lolosnya dalam pengujian, tetapi juga berdasarkan sesuai atau tidaknya kerja perangkat lunak terhadap proses bisnis yang berjalan dan dilihat dari penjaminan kualitas dalam setiap tahap daur hidup / siklus hidup perangkat lunak atau selama proses pengembangannya.
Kebutuhan akan perangkat lunak yang berkualitas senantiasa berkembang seiring dengan meningkatnya perkembangan suatu organisasi. Hal ini menjadi pemicu berkembangnya penggunaan standarisasi kualitas perangkat lunak.
Perangkat lunak yang berkualitas diharapkan bisa memberikan kepuasan kepada penggunanya, sehingga pengguna merasa nyaman dan senang dalam melakukan pekerjaannya.
Adapun penilaian terhadap baik tidaknya atau berkualitas tidaknya suatu perangkat lunak yang akan dihasilkan didasarkan pada model parameter-parameter penentu penilaian kualitas perangkat lunak.

2.      Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka kami merumuskan masalah  sebagai berikut:
1.      Apa dan bagaimana Penilaian McCall Model itu ?
2.      Apakah penjelasan masing-masing parameter Penilaian McCall Model ?
3.      Bagaimana kita menentukan kualitas dari software yang dikembangkan dengan parameter-parameter  Penilaian McCall Model ?
4.      Bagaimana mengidentifikasi faktor-faktor penentu kualitas perangkat lunak dalam suatu kebutuhan awal menggunakan model McCall?
BAB II
PEMBAHASAN

1.      Maksud dan Tujuan Penilaian McCall Model
Model McCall mencoba untuk menjembatani kesenjangan antara pengguna dan pengembang dengan berfokus pada sejumlah faktor kualitas perangkat lunak yang mencerminkan pandangan pengguna dan prioritas pengembang. Gagasan utama dalam model McCall adalah untuk menilai relativitas hubungan sosial antara faktor-faktor kualitas eksternal dan kriteria kualitas produk. Model ini dikembangkan oleh angkatan udara Amerika Serikat pada system keputusan elektronik (Electronic System Decision), pusat pengembangan Rome Air (Rome Air Development Center) dan General Electric (GE), dengan maksud meningkatkan kualitas produk perangkat lunak.
Salah satu kontribusi besar dari model McCall adalah hubungan antara karakteristik kualitas dan metrik, walaupun terdapat kritik bahwa tidak semua metrik adalah obyektif. Salah satu aspek yang tidak dipertimbangkan langsung oleh model ini adalah fungsionalitas dari produk perangkat lunak.
Dalam penilaian kualitas ini disediakan poin-poin penilaian yang akan dijadikan dasar untuk menilai apakah sebuah perangkat lunak dikatakan berkualitas ataupun tidak. Akan tetapi dalam faktor kualitas ini terdapat kelemahan yaitu faktor-faktor kualitasnya kurang memperhatikan sisi penerimaan pengguna (fungsi) terhadap perangkat lunak yang dibangun.

2. Parameter-parameter Penilaian McCall Model

Model ini terdiri dari 11 (sebelas) parameter penilaian dan memiliki tiga perspektif (fokus) utama yaitu :
1.      Product operation (sifat-sifat operasional dari software), Operasi produk yang berhubungan dengan kemampuan produk agar mudah dipahami dan pengoperasian yang efisien, terdiri dari :
        CORRECTNESS
        RELIABILITY
        EFFICIENCY
        INTEGRITY
        USABILITY.
2.      Product revision (daya/kemampuan software dalam menjalani perubahan), revisi produk berhubungan dengan pemeriksaan kesalahan dan adaptasi system, terdiri dari :
        MAINTAINABILITY
        FLEXIBILITY
        TESTABILITY.

3.      Product transition (daya/kemampuan adaptasi software terhadap lingkungan baru), transisi produk berhubungan dengan proses terdistribusi dan adaptasi hardware yang mudah, yang terdiri dari :
        PORTABILITY
        REUSABILITY
        INTEROPERABILITY.

Penjelasan dari 11 (sebelas) parameter penilaian McCall Model tersebut adalah sebagai berikut:

1.      Correctness

Sejauh mana program memenuhi spesifikasi yang diharuskan dan memenuhi tujuan tugas pengguna/pemakai. Kebenaran adalah sejauh mana kerja produk dan output yang bebas dari cacat hasil kerja produk setelah dikirimkan. Kebenaran menjawab pertanyaan khas berikut: Apakah aplikasi dan data sudah lengkap, akurat (benar) dan konsisten?
Sebuah perangkat lunak dapat dikatakan benar jika memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Ø  Menghasilkan keluaran yang benar un-tuk setiap kemungkinan masukan oleh pengguna.
Ø  Melakukan proses yang seharusnya (tidak kurang dan tidak berlebihan).
Ø  Secara formal harus bisa dibuktikan secara matematis.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap kecepatan akses yaitu
masih terdapat kekurangan pada kesiapan sebuah fungsionalitas saat akan dijalankan,  aplikasi terkadang tidak memberikan reaksi / tidak merespon saat dijalankan.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap kelengkapan fungsi yang dibutuhkan pemakai yaitu aplikasi sudah dapat memenuhi beberapa kebutuhan ( kesesuaian antara fungsionalitas yang dibutuhkan ).
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap kesesuaian informasi yaitu
masih terdapat beberapa kekurangan pada aplikasi, diantaranya ketidak sesuaian informasi yang diberikan dengan apa yang dimasukkan pada mesin pencarian dan ketidak sesuaian file yang didownload dengan yang diharapkan.







2.      Reliability

Kemampuan produk perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja tertentu ketika digunakan dalam kondisi tertentu. Keandalan adalah kemampuan yang diharapkan dari program untuk melakukan fungsinya yang membutuhkan ketelitian. Hal ini dievaluasi dengan mengukur frekuensi dan tingkat keparahan kegagalan, keakuratan hasil output, waktu yang berarti antara kegagalan (Mean Time Between Failures,  MTBF yang merupakan Jarak Rata-rata antar kerusakan, dengan rumus:  MTBF = Kurun Waktu dibagi dengan Jumlah Kerusakan yang terjadi), kemampuan untuk pulih dari kegagalan (Mean Time To Repair, MTTF yang merupakan Waktu Rata-rata yang dibutuhkan untuk reparasi, dengan rumus: MTTR = Jumlah waktu reparasi dibagi dengan jumlah reparasi)dan prediktabilitas dari program ini karena program yang tidak dapat dipercaya sering gagal, atau menghasilkan data yang tidak benar. Juga, kehandalan merupakan atribut yang ditentukan pada kemampuan perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja saat di bawah kondisi untuk jangka waktu tertentu. Keandalan adalah sejauh mana produk beroperasi tanpa kegagalan dalam kondisi tertentu selama periode waktu tertentu.

Sudut pandang reliabilitas pada poin ini lebih menekankan pada kemungkinan dari bekerja dengan baik / failure-free suatu operasi perangkat lunak menurut spesifikasi yang dipersyaratkan terhadap periode waktu tertentu di dalam lingkungan tertentu.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap kegagalan akses yaitu  mengalami kegagalan saat mengakses aplikasi atau selalu mengalami kegagalan saat akan login atau mengalami hang/error saat menggunakan aplikasi.
Contoh hasil penilaian karakteristik kerangkat kunak terhadap kemampuan Upload yaitu masih terdapat kekurangan dalam hal kesiapan aplikasi pada saat akan melakukan upload, mengalami kegagalan pada saat melakukan pengunggahan file, khususnya untuk file yang berukuran besar.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap kemampuan Download yaitu masih terdapat kekurangan dalam kesiapan perangkat lunak untuk dilakukan pengunduhan (download)  pada aplikasi.


3.      Efficiency

Kemampuan produk perangkat lunak untuk memberikan kinerja yang sesuai dan relatif terhadap jumlah sumber daya yang digunakan pada saat keadaan tersebut atau banyaknya sumber daya yang diperlukan untuk proses komputasi dan instruksi yang terdapat pada program untuk menjalankan suatu fungsi tertentu. Efisiensi adalah sejauh mana sesuatu secara efektif menggunakan, yaitu meminimalkan konsumsi atas sumber dayanya. Sumber daya ini dapat mencakup semua jenis sumber daya seperti perangkat keras, media penyimpanan (memori, space, bandwidth), perangkat lunak, jaringan, waktu pemrosesan processor (eksekusi), mesin, fasilitas, dan personil. Juga, jumlah sumber daya komputasi dan kode yang diperlukan oleh program untuk melakukan fungsi, kumpulan atribut yang digunakan pada hubungan antara tingkat kinerja perangkat lunak dan jumlah sumber daya yang digunakan saat itu. Efisiensi berkaitan dengan "membagi beban, deteksi kesalahan end-to-end: tes sederhana, cacat kinerja yang muncul di bawah beban berat, mengutamakan keselamatan, penskalaan, throughput, latency, ketersediaan. Apakah model memenuhi tujuannya tanpa pemborosan sumber daya?.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap parameter efficiency adalah bahwa untuk menggunakan atau mengakses aplikasi ini tidak diperlukan spesifikasi hardware pada komputer yang cukup tinggi.

4.      Integrity

Sejauh mana akses ke perangkat lunak atau data oleh orang yang tidak berhak dapat dikendalikan. Juga, atribut yang terkait dengan pengendalian produk perangkat lunak untuk akses ilegal untuk program dan data.
Integritas perangkat lunak pada model McCall lebih menekankan kepada keamanan sebuah perangkat lunak. Pihak developer harus mampu melihat kebutuhan akan hak akses perangkat lunak tersebut pada setiap penggunanya.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap parameter Integrity yaitu masih mengalami kegagalan pada saat melakukan akses menggunakan akun yang dimiliki.

5.      Usability

Faktor ini melihat dari kemudahan perangkat lunak untuk digunakan dan dipelajari. Usability mempunyai unsur akademis seperti psikologis, ergonomi, dan human factors [Nielsen, 1993]. Lima properti yang dibuat oleh Nielsen untuk mengukur usability sebuah perangkat lunak, yaitu: Cepat dan mudah untuk dipelajari, Efisien untuk digunakan, mengizinkan rapid recovery (pemulihan cepat) jika terjadi error, Nyaman untuk digunakan, Mudah untuk diingat.
Contoh hasil penilaian karakteristik perangkat lunak terhadap parameter usability adalah aplikasi merupakan aplikasi yang mudah digunakan dengan frekuensi penggunaan aplikasi yang tinggi.

6.      Maintainability

Kemampuan produk perangkat lunak untuk dimodifikasi. Modifikasi dapat mencakup koreksi, perbaikan atau adaptasi dari perangkat lunak untuk disesuaikan dengan lingkungan termasuk menemukan kebutuhan baru, dan dalam persyaratan dan spesifikasi fungsional. Juga, upaya yang diperlukan untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam program operasional. Pemeliharaan adalah saat dimana aplikasi atau komponen dapat dipertahankan antara rilis utama. Juga, atribut yang diperhatikan pada upaya yang diperlukan untuk membuat modifikasi tertentu, seberapa banyak perubahan atau memodifikasi komponen untuk memperbaiki kesalahan, untuk meningkatkan kinerja, atau untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Sebuah perangkat lunak dikatakan dapat dipelihara jika koreksi dari minor bugs memerlukan usaha yang kecil.
Contoh hasil penilaian Karakteristik Perangkat Lunak terhadap parameter Maintainability adalah kurangnya pemeliharaan terhadap penanganan kegagalan atau error pada aplikasi yang sama. Hal ini menunjukkan masih kurangnya pemeliharaan terhadap kinerja dari aplikasi.



7.      Flexibility

Upaya yang diperlukan untuk memodifikasi program operasional. Upaya untuk mengubah atau memodifikasi produk perangkat lunak untuk beradaptasi dengan lingkungan lain atau menjadi aplikasi lain yang berbeda dari rancangannya.

8.      Testability

Kemampuan produk perangkat lunak yang memungkinkan modifikasi perangkat lunak untuk divalidasi. Juga, upaya yang diperlukan untuk menguji program untuk memastikan ia melakukan fungsi yang diharapkan/dipersyaratkan. Testability adalah saat dimana aplikasi atau komponen memfasilitasi penciptaan dan pelaksanaan keberhasilan tes (yaitu, tes yang akan menyebabkan kegagalan yang disebabkan semua cacat yang ada). Juga, atribut perangkat lunak yang berkaitan dengan upaya yang diperlukan untuk memvalidasi modifikasi perangkat lunak.
Selain itu testability adalah derajat yang dimiliki sebuah sistem untuk memfasilitasi kriteria pengujian dan perfomansi dari pengujian tersebut untuk mengukur sejauh mana kriteria tersebut dipenuhi [IEEE, 1990].

9.      Portability

Kemampuan produk perangkat lunak untuk dapat dipindahkan dari satu lingkungan ke lingkungan yang lain. Juga, upaya yang diperlukan untuk memindahkan program dari satu konfigurasi perangkat keras dan atau lingkungan sistem perangkat lunak ke sistem lain. Portabilitas adalah saat dimana aplikasi atau komponen dapat dipindahkan dari satu lingkungan yang lain.
Perangkat lunak dikatakan portabel jika biaya untuk memindahkannya (transport dan adaptasi) ke lingkungan yang baru lebih kecil jika dibandingkan dengan biaya untuk membangun perangkat lunak tersebut dari awal.


10.  Reusability

Reusabilitas adalah saat dimana aplikasi atau komponen yang sudah ada dapat digunakan kembali, properti dari perangkat lunak yang memungkinkan perangkat lunak atau modul-modulnya digunakan kembali untuk sistem lain. Suatu perangkat lunak dikatakan reusable yang baik jika modul-modulnya dapat digunakan kembali untuk aplikasi lainnya, menggambarkan seberapa banyak bagian dari program dapat dipergunakan kembali pada program yang lainnya.
Ini adalah sejauh mana sebuah program dapat digunakan dalam aplikasi lain yang berkaitan dengan kemasan dan ruang lingkup fungsi yang program lakukan. Misalnya, reusabilitas yang mungkin ketika semua modul berisi dua atau lebih fungsi unik yang jika dipisahkan dari kode utama, dapat digunakan kembali oleh program lain. Selain itu, ia merupakan atribut yang berkaitan dengan beban transfer modul atau program untuk aplikasi lain.

11.  Interoperability

Kemampuan produk perangkat lunak untuk berinteraksi dengan satu atau lebih sistem tertentu. Juga,upaya yang diperlukan untuk memasangkan satu sistem dengan yang lain, atribut perangkat lunak yang bergantung pada kemampuannya untuk berinteraksi dengan sistem tertentu, sejauh mana sistem atau salah satu komponennya terhubung dengan benar dan beroperasi dengan sesuatu yang lain.
Interoperability adalah kemampuan suatu perangkat lunak untuk bekerja dengan perangkat lunak lainnya tanpa mengalami kesulitan, menghubungkan suatu program dengan system computer / program lain.
Untuk membentuk pengukuran langsung mengenai faktor-faktor kualitas tidaklah mudah. Terdapat beberapa ukuran (metric) yang didefinisikan dan penilaiannya diukur secara objektif. Pengukuran biasanya dalam bentuk checklist dengan menggunakan skala 0-10. McCall menetapkan beberapa pengukuran yang dapat digunakan, diantaranya :
1.      Auditability, kemudahan yaitu penyesuaian terhadap standar yang dapat diperiksa.
2.      Accuracy, ketepatan perhitungan dan control
3.      Communication commonality, tingkatan dimana interface standar, protokol dan bandwidth digunakan
4.      Completenesss, tingkatan dimana implementasi lengkap dari fungsi yang dibutuhkan telah tercapai
5.      Conciseness, kepadatan program dalam jumlah baris kode
6.      Consistency, penggunaan rancangan dan teknik dokumentasi dalam satu bentuk diseluruh proyek pengembangan software
7.      Data commonality, penggunaan struktur dan tipe data standar diseluruh program
8.      Error tolerance, kerusakan yang muncul ketika program menemukan kesalahan/kegagalan
9.      Execution efficiency, performa run-time suatu program
10.  Expandability, tingkatan dimana rancangan arsitektural, data atau prosedur dapat dikembangkan
11.  Generality, lingkup aplikasi potensial dari suatu komponen program
12.  Hardware independece, tingkatan dimana software dipisahkan dari hardware yang mengoperasikannya
13.  Instrumentation, tingkatan dimana pengawasan program memiliki operasi tersendiri dan
mengidentifikasikesalahan yang terjadi
14.  Modularity, kemandirian fungsional dari suatu komponen program
15.  Operability, kemudahan pengoperasian program
16.  Security, ketersediaan mekanisme yang mengontrol atau menproteksi program dan data
17.  Self-documentation, tingkatan dimana kode sumber menyediakan dokumentasi yang berarti
18.  Simplicity, tingkatan dimana program dapat dimengerti tanpa kesulitan
19.  Software system independence, tingkatan dimana program mandiri terhadap feature bahasa pemrograman nonstandar, karakteristik sistem operasi, dan batasan-batasan lingkungan lainnya
20.  Traceability, kemampuan penelusuran ulang kepada kebutuhan mengenai representasi rancangan atau komponen program yang sesungguhnya
21.  Training, tingkatan dimana software membantu menerapkan sistem oleh user yang baru.


CONTOH:
 


















TENIK PENILAIN PERANGKAT LUNAK

Faktor Kualitas (efek)                                                        

Kreteria Kualitas (penyebab)
Kebanaran
Kelengkapan, ketetapan, dapat diusut
Handal
Ketetapan, kesalahan toleransi, ketetapan, kesederhanaan
Ketepat gunaan
Pengeksekusian ketepatgunaan, penyimpanan ketepatgunaan
Ketangguhan
Control akses, pemeriksaan akses
Kegunaan
Sifat suka berbicara, dapat dijalankan, pelajaran
Perawatan
Konsisten, ketetapan, kesederhanaan, modularitas, dokmentasi diri,
Dapat diuji
Kesederhanaan, moduaritas, peralatan, dokumntasi diri
Sifat melentur
Dapat dikembangkan, umum, modularitas, dokumentasi diri
Mudah dibawa
System perangkat lunak bebas, perangkat keras bebas, dokumentasi diri, modularitas
Dapat dipakai lagi
Umum, system perangkat lunak bebas, perangkat keras bebas, modularitas
Kemampuan dua sisem atau lebih untuk bekerja sama
Komunikasi penggunaan sama, data penggunaan sama,pengaturan/modularitas





CONTOH STUDY KASUS
Penilaian  Perangkat Lunak DENGAN McCall Model PADA
APLIKASI WOWPAY BERBASIS ONLINE

1.      Implementasi Dan Analisis Hasil Antarmuka Sistem

Antarmuka Halaman Utama

Pada saat pertama dijalankan, menu yang muncul pada aplikasi WOWPAY ini ada menu pulsa, menu data, menu game, menu pln, menu Telkom, menu cicilan, menu hp, menu pdam, menu bpjs, menu token, menu tvkabel, menu cetak . jadi kita bisa memilih menu apa yang ingin kita lihat, Aplikasi WOWPAY adalah Aplikasi WOWPAY ini bisa kita gunakan untuk memudahkan pekerjaan atau akivitas sehari-hari seperti pembayaran pulsa hendphone, pelunasan tagihan pln, voucer game dan lain-lain. Tetapi ketika kita ingin bertransaksi kita harus terlebih dahulu untuk mengisi saldo kita supaya kita bisa lancar untuk bertransaksi di aplikasi wowpay ini.


Menu  Pulsa
      Menu  pulsa adalah menu yang kita gunakan disaat kita ingin membeli pulsa hendphone yang biasa kita beli dikonter-konter. Dengan hanya menginput nomor hendphone dan  memilih nominal yang kita inginkan dan seturusnya kita OK, maka tinggal tunggu beberapa detik saja pulsa kita sudah terisi.

MENU DATA
       Menu Data adalah menu yang kita gunakan ketika kita hendak membeli paket atau kuata internet , kita bisa memilih menu ini, seorang user hanya tinggal  amemilih operator yang diinginkan, memilih produk dan memasukkan nomor yang ingin di isi paket atau kuota , lalu user tinggal memencet tombol BELI SEKARANG dan menunggu beberapa detik saja.


MENU GAME
        Menu Game adalah menu yang bisa digunakan oleh seorang user untuk membeli voucer game online. User hanya tinggal memilih Publiser game , voucer game dan memasukkan nomor user itu sendiri , lalu user bisa memencet tombol beli sekarang dan menunggu beberapa menit.

MENU PLN

     Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) atau nama resminya adalah PT. PLN (Persero) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia.
      Di aplikasi wowpay ini trdapat menu pln yang digunakan untuk membayar tagihan PLN kita perbulannya. Kita hanya perlu untuk memasukkan ID pelanggan kita dan memencet tombol cek tagihan sehingga nantinya akan muncul berapa tagihan listrik kita , kita bisa langsung membayarnya juga di aplikasi ini.







MENU TELKOM

      PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom saja (IDX: TLKM, NYSE: TLK) adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.
 
        Biasanya kalau kita ingin membayar tagihan Telkom ini kita harus pergi ke bank atau ke perusahaan nya langsung. tetapi tidak dengan wowpay, aplikasi ini mempunyai menu khusus untuk kita bisa membayar tagihan Telkom, dengan hanya memasukkan ID pelanggan dan langsung cek tagihan , maka tagihan kita akan keluar dengan sendiri nya sehingga kita langsung bisa membayarnya.




MENU CICILAN

        Dewasa ini banyak orang melakukan kredit atau cicilan , cicilan bisa berupa cicilan kendaraan, rumah dan lain-lain. Orang jika ingin membayar cicilan tersebut harus dating langsung keperusahaan atau pun pergi ke bank untuk membayar nya. Tetapi dengan aplikasi ini tersedia menu untuk user atau pengguna untuk membayar cicilan tersebut caranya hanya perlu memilih leasing nya dan memasukkan nomor kontrak user atau orang yang ingin membayar cicilan tersebut, selanjutnya cek tagihan langsung bisa bayar cicilan anda.      











MENU HP

       Jika anda mempunyai tagihan hp pascabayar anda bisa menggunakan aplikasi ini, aplikasi ini banyak sekali kegunaannya, contohny tagihan hp pasca bayar. Kita hanya perlu untuk memilih operator dan memasukkan nomor hendphone langsung cek tagihannya sehingga kita bisa tahu berapa tagihan kita, nah kita bisa langsung membayarnya tanpa repot-repot.



MENU PDAM

       PDAM atau Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air bersih yang diawasi dan dimonitor oleh aparataparat eksekutif maupun legislatif daerah.
      
        Di menu pdam ini kita hanya perlu untuk memilih wilayah tempat tinggal kita yg akan kita bayar dan menginput nomor sambung lalu kita bisa langsung memencet tombol cek tagihannya . maka jumlah nya akan keluar dengan sendiri nya dan langsung kita bayar.


MENU BPJS
       BPJS Kesehatan adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang dibentuk pemerintah untuk memberikan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat,. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program kesehatan untuk mewujudkan masyarakat dengan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis.
              Di wowpay kita juga bisa menggunakannya untuk membayar BPJS . diaplikasi ini sangat lengkap kebutuhan yang kita perlukan untuk membayar semua tagihan kita. Contohnya dengan menu BPJS ini kita hanya memasukkan nomor virtual account kita dan langsung kita ceki tagihan kita , maka jumlah nya akan segera keluar dan kita bisa langsung membayarnya








MENU TOKEN

     Dewasa ini Perusahaan PLN telah banyak kemajuannya, orang orang tidak perlu lagi membayar tagihan pln nya sebulan sekali , pengguna nya hanya perlu untuk mengisi nomor token yang di inginkan pengguna nya. Dengan cara memasukkan ID pelanggan/nomer meter dan memilih nominal yang diinginkan lalu memencet inquiry maka tinggal menunggu bebrapa detik saja , nomor meternya akan segera keluar.







MENU TV KABEL

         Jaman sekarang banyak orang sudah menggunakan tv kabel , Televisi kabel atau cable television adalah sistem penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Selain acara televisi, acara radio FM, internet, dan telepon juga dapat disampaikan lewat kabel. Nah setiap sebulan sekali orang orang harus membayar tagihannya dan mengharuskan pergi kekantor atau ke bank, dengan ada nya aplikasi wowpay tidak perlu repot lagi, aplikasi ini punya menu tv kabel , dengan hanya kita memilih layanan tv kabel kita dan memasukkan ID pelanggan nya lalu cek tagihan nya kita sudah tahu berapa tagihan kita dan kita loangsung bisa membayarnya waktu itu juga.





MENU CETAK

       Menu cetak adalah menu yang di khusus kan untuk pengguna jika ingin mencetak struk sehabis membeli nomor token/meter , jika pengguna ingin mencetaknya , hanya perlu untuk memasukkan ID dan memih nominalnya lalu kalau ingin di cetak , hanya perlu memencet cari data nanti struk nya akan segera dicetak. Tetapi pengguna juga perlu untuk membeli alat print/cetaknya supaya bisa untuk mencetaknya.









2.      Metode Penentuan Kualitas Perangkat Lunak

Metode Penilaian

Metode penentuan kualitas perangkat lunak dalam penelitian ini menggunakan metode McCall Model. Dari 11 (sebelas) faktor kualitas McCall Model untuk menentukan kualitas perangkat lunak ini menggunakan sebelas factor yaitu faktor Ketepatan (Correctness), Keandalan (Reliability), Efisiensi (Efficiency), Kegunaan (Usability), dan Perbaikan (Maintainability) ,integrity, testability, flexibility, portability, reusability,interoperability, (Romi Satrio Wahono, 2006).
Jumlah responden 1 orang, diambil dari pengguna aplikasi wowpa. Penilaian menggunakan metode McCall terdiri dari beberapa tahap, yaitu :
1.      Menentukan kriteria yang digunakan untuk mengukur suatu faktor.
2.      Menentukan bobot (w) dari setiap kriteria (0<=w<=1).
3.      Menentukan skala nilai kriteria, dimana skala penilaian yang digunakan antara 1 – 100, dimana 1 adalah penilaian minimum dan 100 penilaian maksimum.
4.      Memasukkan nilai pada tiap kriteria hasil dari penilaian responden.
5.      Menghitung nilai total dengan rumus Fa=w1c1+w2c2+…+wncn. Fa adalah nilai total dari faktor a, wi adalah bobot untuk kriteria i, dan ci adalah nilai untuk kriteria i.

Analisis Hasil Penelitian

Hasil penilaian kualitas perangkat lunak yang diperoleh dari 1 orang responden ditunjukan pada tabel berikut ini: ( di file EXEL )








Dengan menentukan nilai rata-rata pada setiap kriteria yang ada maka hasil penilaian kualitas perangkat lunak yang diperoleh dari 1 orang responden.






No
Faktor
Bobot
Kriteria
Bobot
Nilai
1
Kebenaran
0,9
kelengkapan
3,33
7,45
ketetapan
3,33
6,45
Dapat diusut
3,33
8,15
2
Handal
0,9
ketepatan
5,00
7,85
Kesalahan toleransi
5,00
8,25
ketetapan
5,00
4,45
kesederhanaan
5,00
7,25
3
Ketepatgunaan
0,9
Pengeksekusian
ketepatgunaan
2,50
8,85
Penyimpanan ketepatgunaan
2,50
8,25
4
Ketangguhan
0,9
Control akses
3,33
7,25
Pemeriksaan akses
3,33
8,15
5
Kegunaan
0,9
Sifat suka bicara
5,00
6,25
Dapat dijalankan
5,00
7,95
pembelajaran
5,00
6,45
6
Perawatan
0,9
konsisten
3,33
5,25
ketetapan
3,33
5,45
Kesederhanaan
3,33
7,25
modularitas
3,33
4,45
Dokumentasi diri
3,33
6,45
7
Dapat di uji
0,9
kesederhanaan
2,00
6,25
modularitas
2,00
7,25
peralatan
2,00
7,45
Dokumentasi diri
2,00
6,25
8
Sifat Melentur
0,9
Dapat dikembangkan
2,50
7,45
umum
2,50
8,25
modularitas
2,50
6,25
Dokumentasi diri
2,50
6,15
9
Mudah dibawa
0,9
System peraangkat lunak bebas
2,50
7,45
Bebas perangkat keras
2,50
8,36
Dokumentasi diri
2,50
7,5
modularitas
2,50
6,23
10
Dapat dipakai lagi
0,9
umum
2,00
7,25
System perangkat lunak bebas
2,00
7,45
Bebas perangkat keras
2,00
8,55
Dokumentasi diri
2,00
7,25
modularitas
2,00
6,34
11
Kemampuan dua system atau lebih untuk bekerja sama
0,9
Komunikasi penggunaan komponen sama
2,50
8,56
Data penggunaan komponen sama
2,50
8,98
modularitas
2,50
5,45


Dari hasil penilaian dari responden selanjutnya dihitung nilai totalnya dengan menggunakan rumus Fa=w1c1+w2c2+…+wncn.
Kemudian penjumlahan total dikalikan 100% dengan ketentuan bobot nilai dalam persen adalah sebagai berikut:
80-100% = Sangat Baik
50-79,% = Cukup Baik
0-49,9% = Kurang Baik

KEBENARAN
= w1n1+w2n2 +w3n3
= (3,33 x 6,25) + (3,33 x 7,95) + (3,33 x 6,45)
= 20,8125 + 26,4725+ 21,4725
= 68,7635

HANDAL
= w1n1+w2n2 +w3n3 +w4n4
=  (5,00 x 7,85) + (5,00x 8,25) + (5,00 x 4,45) + (5,00 x 7,25)
=39,25 + 41,25 + 22,25 +36,25
=139

Ketepatgunaan :
= w1n1+w2n2
= (2,50 x 8,85) + (2,50 x 8,25)
= 22,125 + 20,625
= 42,750

Ketangguhan :
= w1n1+w2n2
= (3,33 x 7,25) + (3,33 x 8,15)
= 24,1425 + 27,1395
= 51,282

Kegunaan :
= w1n1+w2n2 +w3n3
= (5,00 x 6,25) + (5,00 x 7,95) + (5,00 x 6,45)
= 31,25 + 39,75 + 32,35
= 103,25
Perawaatan :
= w1n1+w2n2+w3n3+w4n4+w5n5
= (3,33 x 5,25) + (3,33 x 5,45) + (3,33 x 7,25) + (3,33 x 4,45) + (3,33 x 6,45)
= 17,48 + 18,14+ 24,14+ 14,81+ 21,47
= 96,04
Dapat di uji
= w1n1+w2n2 +w3n3+w4n4
= (2,00 x 6,25) + (2,00 x 7,25) + (2,00 x 7,45) + (2,00 x 6,25)
= 8,25+ 9,25+ 9,45+ 12,5
= 39,45

Sifat melentur :
= w1n1+w2n2+w3n3+w4n4
= (2,50 x 7,45) + (2,50 x 8,25) + (2,50 x 6,25) + (2,50 x 6,15)
= 18,625+ 20,625+15,625+ 15,375
= 70,25

Mudah dibawa :
= w1n1+w2n2 +w3n3+w4n4
= (2,50 x 7,45) + (2,50 x 8,36) + (2,50 x 7,5) + (2,50 x 6,23)
= 18,625+ 20,9+ 18,75 + 15,575
= 73,85

Dapat dipakai lagi :
= w1n1+w2n2+w3n3+w4n4+w5n5
= (2,00 x 7,25) + (2,00 x 7,45) + (2,00 x 8,55) + (2,00 x 7,25) + (2,00, x 6,34)
= 14,5+ 14,9+ 17,1+ 14,5+ 12,68
= 73,68

Interoperability :
= w1n1+w2n2 +w3n3
= (2,50 x 8,56) + (2,50 x 8,98) + (2,50 x 5,45)
= 21,4+ 22,22+ 13,625
= 57,245





Sehingga total kualitas (∑) yang diperoleh adalah sebagai berikut:
  = (0,9 x68,7635) + (0,9 x 139) + (0,9 x 41,750) + (0,9 x 51,282) + (0,9 x103,25) + (0,9 x 96,04) +  (0,9 x39,45) + ( 0,9 x 70,25) + (0,9 x 7,85) + (0,9 x73,68) + (0,9 x 57,245)
      = 61,88 + 125,1 + 37,575+ 46,15 + 92,92+ 86,43+ 35,505+ 63,225+ 7,06+ 66,312+ 51,52
      = 673,6775 / 100 x 100%
      = 6,736775%




Perhitungan masing-masing faktor kualitas yang dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan adalah sebagai berikut: (di file exel)




            Dengan demikian Sistem informasi ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya yaitu pengolahan data secara manual yang semua dikerjakan oleh manusia, diubah menjadi sistem yang berbasis komputer. Sistem informasi wowpay ini telah dinilai coba dan tidak ditemukan kendala yang berarti. Kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak untuk implementasi sistem informasi ini juga tergolong sederhana, dapat dijalankan pada komputer pentium IV dan sistem operasi windows xp pack 2. Berdasarkan hasil penilaian sistem dengan metode McCall yang telah dilakukan, sistem informasi ini mendapatkan nilai total kualitas 6,736775% dengan predikat cukup baik. Akan tetapi masih perlu pengembangan misalnya penambahan penyajian data yang lebih detail untuk member atau pun admin, dan penambahan perangkat keras barcode.









BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

Model McCall memenuhi banyak komponen penilaian yang cenderung  menilai perangkat lunak dari sisi kehandalan perangkat lunaknya, akan tetapi ada penilaian yang tumpang tindih karena banyaknya komponen yang dinilai. Model ini sesuai digunakan jika permasalahan utama adalah penilaian secara menyeluruh dan mendalam. Salah satu aspek yang tidak dipertimbangkan langsung oleh model ini adalah fungsionalitas dari produk perangkat lunak.
















DAFTAR PUSTAKA

Yurindra,S.Kom,M.T, STMIK Atma Luhur
Sufa’atin, Adam Mukharil Bachtiar, Dian Dharmayanti, Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2014, Yogyakarta, 15 November 2014
ADAM MUKHARIL BACHTIAR, DIAN DHARMAYANTI, MIRA KANIA SABARIAH, Majalah Ilmiah UNIKOM
Rizky Parlika, Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIV ITS Surabaya
Anita Hidayati, Sarwosri, S.Kom, M.T, Ariadi Retno Tri Hayati Ririd, ITS Surabaya, Politeknik Negeri Malang
Ruktin Handayani, Aditya Ideawan, ITS Surabaya
Wayan Gede Suka Parwita, Luh Arida Ayu Rahning Putri, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2012 (Semantik 2012) Semarang, 23 Juni 2012
Antonius WahyuSudrajat, S. Kom., M.T.I., STMIK MDP
Joko Cahyono, Dahlan Susilo, Sri Huning Anwariningsih Program Studi Teknik Informatika, Universitas Sahid Surakarta Jl. Adi Sucipto 154, Jajar, Surakarta



Tidak ada komentar:

Posting Komentar