REKAYASA
PERANGKAT LUNAK
McCall
MODEL
Mata Pelajaran : Rekayasa Perangkat Lunak
Dosen : Yurindra, S.Kom, MT.
Penyusun : Abdul Holil
PROGRAM STUDI TEHNIK INFORMATIKA
SEKOLAH
TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
ATMA
LUHUR PANGKAL PINANG
2017
1
Latar Belakang 1.1
Kesimpulan ............................................................ 3.1
DAFTAR PUSTAKA
1. Latar
Belakang
Perkembangan pesat
teknologi informasi menempatkan perangkat lunak pada posisi penting. Kebutuhan
perangkat lunak dalam dunia usaha semakin meningkat secara signifikan setiap
tahunnya. Perangkat lunak dibutuhkan untuk membantu proses bisnis yang berjalan.
Keberhasilan perangkat lunak yang dibangun tidak hanya dilihat dari lolosnya
dalam pengujian, tetapi juga berdasarkan sesuai atau tidaknya kerja perangkat
lunak terhadap proses bisnis yang berjalan dan dilihat dari penjaminan kualitas
dalam setiap tahap daur hidup / siklus hidup perangkat lunak atau selama proses
pengembangannya.
Kebutuhan akan
perangkat lunak yang berkualitas senantiasa berkembang seiring dengan
meningkatnya perkembangan suatu organisasi. Hal ini menjadi pemicu
berkembangnya penggunaan standarisasi kualitas perangkat lunak.
Perangkat lunak
yang berkualitas diharapkan bisa memberikan kepuasan kepada penggunanya,
sehingga pengguna merasa nyaman dan senang dalam melakukan pekerjaannya.
Adapun penilaian
terhadap baik tidaknya atau berkualitas tidaknya suatu perangkat lunak yang
akan dihasilkan didasarkan pada model parameter-parameter penentu penilaian
kualitas perangkat lunak.
2.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas,
maka kami merumuskan masalah sebagai berikut:
1. Apa
dan bagaimana Penilaian McCall Model itu ?
2. Apakah
penjelasan masing-masing parameter Penilaian McCall Model ?
3. Bagaimana
kita menentukan kualitas dari software yang dikembangkan dengan
parameter-parameter Penilaian McCall
Model ?
4. Bagaimana
mengidentifikasi faktor-faktor penentu kualitas perangkat lunak dalam suatu
kebutuhan awal menggunakan model McCall?
BAB II
PEMBAHASAN
1. Maksud
dan Tujuan Penilaian McCall Model
Model McCall
mencoba untuk menjembatani kesenjangan antara pengguna dan pengembang dengan
berfokus pada sejumlah faktor kualitas perangkat lunak yang mencerminkan
pandangan pengguna dan prioritas pengembang. Gagasan utama dalam model McCall
adalah untuk menilai relativitas hubungan sosial antara faktor-faktor kualitas
eksternal dan kriteria kualitas produk. Model ini dikembangkan oleh angkatan
udara Amerika Serikat pada system keputusan elektronik (Electronic System
Decision), pusat pengembangan Rome Air (Rome Air Development Center) dan
General Electric (GE), dengan maksud meningkatkan kualitas produk perangkat
lunak.
Salah satu
kontribusi besar dari model McCall adalah hubungan antara karakteristik
kualitas dan metrik, walaupun terdapat kritik bahwa tidak semua metrik adalah
obyektif. Salah satu aspek yang tidak dipertimbangkan langsung oleh model ini
adalah fungsionalitas dari produk perangkat lunak.
Dalam penilaian
kualitas ini disediakan poin-poin penilaian yang akan dijadikan dasar untuk
menilai apakah sebuah perangkat lunak dikatakan berkualitas ataupun tidak. Akan
tetapi dalam faktor kualitas ini terdapat kelemahan yaitu faktor-faktor
kualitasnya kurang memperhatikan sisi penerimaan pengguna (fungsi) terhadap
perangkat lunak yang dibangun.
2. Parameter-parameter Penilaian McCall Model
Model ini terdiri
dari 11 (sebelas) parameter penilaian dan memiliki tiga perspektif (fokus)
utama yaitu :
1.
Product
operation (sifat-sifat operasional dari software), Operasi
produk yang berhubungan dengan kemampuan produk agar mudah dipahami dan
pengoperasian yang efisien,
terdiri dari :
–
CORRECTNESS
–
RELIABILITY
–
EFFICIENCY
–
INTEGRITY
–
USABILITY.
2.
Product
revision (daya/kemampuan software
dalam menjalani perubahan), revisi produk
berhubungan dengan pemeriksaan kesalahan dan adaptasi system, terdiri dari :
–
MAINTAINABILITY
–
FLEXIBILITY
–
TESTABILITY.
3.
Product
transition (daya/kemampuan
adaptasi software terhadap lingkungan baru), transisi
produk berhubungan dengan proses terdistribusi dan adaptasi hardware yang
mudah, yang terdiri dari :
–
PORTABILITY
–
REUSABILITY
–
INTEROPERABILITY.
Penjelasan
dari 11 (sebelas) parameter penilaian McCall Model tersebut adalah sebagai
berikut:
1.
Correctness
Sejauh mana program memenuhi spesifikasi yang
diharuskan dan memenuhi tujuan tugas pengguna/pemakai. Kebenaran adalah sejauh
mana kerja produk dan output yang bebas dari cacat hasil kerja produk setelah
dikirimkan. Kebenaran menjawab pertanyaan khas berikut: Apakah aplikasi dan
data sudah lengkap, akurat (benar) dan konsisten?
Sebuah perangkat lunak dapat dikatakan benar
jika memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Ø Menghasilkan
keluaran yang benar un-tuk setiap kemungkinan masukan oleh pengguna.
Ø Melakukan
proses yang seharusnya (tidak kurang dan tidak berlebihan).
Ø Secara
formal harus bisa dibuktikan secara matematis.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap kecepatan akses yaitu
masih terdapat kekurangan pada kesiapan sebuah fungsionalitas saat akan
dijalankan, aplikasi terkadang tidak
memberikan reaksi / tidak merespon saat dijalankan.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap kelengkapan fungsi yang dibutuhkan pemakai yaitu
aplikasi sudah dapat memenuhi beberapa kebutuhan ( kesesuaian antara
fungsionalitas yang dibutuhkan ).
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap kesesuaian informasi yaitu
masih terdapat beberapa kekurangan pada aplikasi, diantaranya ketidak
sesuaian informasi yang diberikan dengan apa yang dimasukkan pada mesin
pencarian dan ketidak sesuaian file yang didownload dengan yang diharapkan.
2.
Reliability
Kemampuan produk perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja tertentu ketika digunakan dalam kondisi tertentu. Keandalan adalah kemampuan yang diharapkan dari program untuk melakukan fungsinya yang membutuhkan ketelitian. Hal ini dievaluasi dengan mengukur frekuensi dan tingkat keparahan kegagalan, keakuratan hasil output, waktu yang berarti antara kegagalan (Mean Time Between Failures, MTBF yang merupakan Jarak Rata-rata antar kerusakan, dengan rumus: MTBF = Kurun Waktu dibagi dengan Jumlah Kerusakan yang terjadi), kemampuan untuk pulih dari kegagalan (Mean Time To Repair, MTTF yang merupakan Waktu Rata-rata yang dibutuhkan untuk reparasi, dengan rumus: MTTR = Jumlah waktu reparasi dibagi dengan jumlah reparasi)dan prediktabilitas dari program ini karena program yang tidak dapat dipercaya sering gagal, atau menghasilkan data yang tidak benar. Juga, kehandalan merupakan atribut yang ditentukan pada kemampuan perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja saat di bawah kondisi untuk jangka waktu tertentu. Keandalan adalah sejauh mana produk beroperasi tanpa kegagalan dalam kondisi tertentu selama periode waktu tertentu.
Sudut pandang reliabilitas pada poin ini
lebih menekankan pada kemungkinan dari bekerja dengan baik / failure-free suatu
operasi perangkat lunak menurut spesifikasi yang dipersyaratkan terhadap
periode waktu tertentu di dalam lingkungan tertentu.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap kegagalan akses yaitu
mengalami kegagalan saat mengakses aplikasi atau selalu mengalami
kegagalan saat akan login atau mengalami hang/error saat menggunakan
aplikasi.
Contoh hasil penilaian karakteristik
kerangkat kunak terhadap kemampuan Upload yaitu masih terdapat
kekurangan dalam hal kesiapan aplikasi pada saat akan melakukan upload,
mengalami kegagalan pada saat melakukan pengunggahan file, khususnya untuk file
yang berukuran besar.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap kemampuan Download yaitu masih terdapat
kekurangan dalam kesiapan perangkat lunak untuk dilakukan pengunduhan (download) pada aplikasi.
3.
Efficiency
Kemampuan produk perangkat lunak untuk
memberikan kinerja yang sesuai dan relatif terhadap jumlah sumber daya yang
digunakan pada saat keadaan tersebut atau banyaknya sumber daya yang diperlukan
untuk proses komputasi dan instruksi yang terdapat pada program untuk
menjalankan suatu fungsi tertentu. Efisiensi adalah sejauh mana sesuatu secara
efektif menggunakan, yaitu meminimalkan konsumsi atas sumber dayanya. Sumber
daya ini dapat mencakup semua jenis sumber daya seperti perangkat keras, media
penyimpanan (memori, space, bandwidth), perangkat lunak, jaringan, waktu
pemrosesan processor (eksekusi), mesin, fasilitas, dan personil. Juga, jumlah
sumber daya komputasi dan kode yang diperlukan oleh program untuk melakukan
fungsi, kumpulan atribut yang digunakan pada hubungan antara tingkat kinerja
perangkat lunak dan jumlah sumber daya yang digunakan saat itu. Efisiensi
berkaitan dengan "membagi beban, deteksi kesalahan end-to-end: tes
sederhana, cacat kinerja yang muncul di bawah beban berat, mengutamakan
keselamatan, penskalaan, throughput, latency, ketersediaan. Apakah model memenuhi
tujuannya tanpa pemborosan sumber daya?.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap parameter efficiency adalah bahwa untuk menggunakan
atau mengakses aplikasi ini tidak diperlukan spesifikasi hardware pada komputer
yang cukup tinggi.
4.
Integrity
Sejauh mana akses ke perangkat lunak atau
data oleh orang yang tidak berhak dapat dikendalikan. Juga, atribut yang
terkait dengan pengendalian produk perangkat lunak untuk akses ilegal untuk
program dan data.
Integritas perangkat lunak pada model McCall
lebih menekankan kepada keamanan sebuah perangkat lunak. Pihak developer harus
mampu melihat kebutuhan akan hak akses perangkat lunak tersebut pada setiap
penggunanya.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap parameter Integrity yaitu masih mengalami kegagalan
pada saat melakukan akses menggunakan akun yang dimiliki.
5.
Usability
Faktor ini melihat dari kemudahan perangkat
lunak untuk digunakan dan dipelajari. Usability mempunyai unsur akademis
seperti psikologis, ergonomi, dan human factors [Nielsen, 1993]. Lima properti
yang dibuat oleh Nielsen untuk mengukur usability sebuah perangkat lunak,
yaitu: Cepat dan mudah untuk dipelajari, Efisien untuk digunakan, mengizinkan
rapid recovery (pemulihan cepat) jika terjadi error,
Nyaman untuk digunakan, Mudah untuk diingat.
Contoh hasil penilaian karakteristik
perangkat lunak terhadap parameter usability adalah aplikasi merupakan aplikasi
yang mudah digunakan dengan frekuensi penggunaan aplikasi yang tinggi.
6.
Maintainability
Kemampuan produk perangkat lunak untuk
dimodifikasi. Modifikasi dapat mencakup koreksi, perbaikan atau adaptasi dari
perangkat lunak untuk disesuaikan dengan lingkungan termasuk menemukan
kebutuhan baru, dan dalam persyaratan dan spesifikasi fungsional. Juga, upaya
yang diperlukan untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam program
operasional. Pemeliharaan adalah saat dimana aplikasi atau komponen dapat
dipertahankan antara rilis utama. Juga, atribut yang diperhatikan pada upaya
yang diperlukan untuk membuat modifikasi tertentu, seberapa banyak perubahan
atau memodifikasi komponen untuk memperbaiki kesalahan, untuk meningkatkan
kinerja, atau untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Sebuah
perangkat lunak dikatakan dapat dipelihara jika koreksi dari minor bugs
memerlukan usaha yang kecil.
Contoh hasil penilaian Karakteristik
Perangkat Lunak terhadap parameter Maintainability adalah kurangnya
pemeliharaan terhadap penanganan kegagalan atau error pada aplikasi yang sama.
Hal ini menunjukkan masih kurangnya pemeliharaan terhadap kinerja dari
aplikasi.
7. Flexibility
Upaya yang diperlukan untuk memodifikasi
program operasional. Upaya untuk mengubah atau memodifikasi produk perangkat
lunak untuk beradaptasi dengan lingkungan lain atau menjadi aplikasi lain yang
berbeda dari rancangannya.
8.
Testability
Kemampuan produk perangkat lunak yang
memungkinkan modifikasi perangkat lunak untuk divalidasi. Juga, upaya yang
diperlukan untuk menguji program untuk memastikan ia melakukan fungsi yang
diharapkan/dipersyaratkan. Testability adalah saat dimana aplikasi atau
komponen memfasilitasi penciptaan dan pelaksanaan keberhasilan tes (yaitu, tes
yang akan menyebabkan kegagalan yang disebabkan semua cacat yang ada). Juga,
atribut perangkat lunak yang berkaitan dengan upaya yang diperlukan untuk
memvalidasi modifikasi perangkat lunak.
Selain itu testability adalah derajat yang
dimiliki sebuah sistem untuk memfasilitasi kriteria pengujian dan perfomansi
dari pengujian tersebut untuk mengukur sejauh mana kriteria tersebut dipenuhi
[IEEE, 1990].
9.
Portability
Kemampuan produk perangkat lunak untuk dapat
dipindahkan dari satu lingkungan ke lingkungan yang lain. Juga, upaya yang
diperlukan untuk memindahkan program dari satu konfigurasi perangkat keras dan
atau lingkungan sistem perangkat lunak ke sistem lain. Portabilitas adalah saat
dimana aplikasi atau komponen dapat dipindahkan dari satu lingkungan yang lain.
Perangkat lunak dikatakan portabel jika biaya
untuk memindahkannya (transport dan adaptasi) ke lingkungan yang baru
lebih kecil jika dibandingkan dengan biaya untuk membangun perangkat lunak
tersebut dari awal.
10. Reusability
Reusabilitas adalah saat dimana aplikasi atau
komponen yang sudah ada dapat digunakan kembali, properti dari
perangkat lunak yang memungkinkan perangkat lunak atau modul-modulnya digunakan
kembali untuk sistem lain. Suatu perangkat lunak dikatakan reusable yang baik
jika modul-modulnya dapat digunakan kembali untuk aplikasi lainnya,
menggambarkan seberapa banyak bagian dari program dapat dipergunakan kembali
pada program yang lainnya.
Ini adalah sejauh mana sebuah program dapat
digunakan dalam aplikasi lain yang berkaitan dengan kemasan dan ruang lingkup
fungsi yang program lakukan. Misalnya, reusabilitas yang mungkin ketika semua
modul berisi dua atau lebih fungsi unik yang jika dipisahkan dari kode utama,
dapat digunakan kembali oleh program lain. Selain itu, ia merupakan atribut
yang berkaitan dengan beban transfer modul atau program untuk aplikasi lain.
11. Interoperability
Kemampuan produk perangkat lunak untuk
berinteraksi dengan satu atau lebih sistem tertentu. Juga,upaya yang diperlukan
untuk memasangkan satu sistem dengan yang lain, atribut perangkat lunak yang
bergantung pada kemampuannya untuk berinteraksi dengan sistem tertentu, sejauh
mana sistem atau salah satu komponennya terhubung dengan benar dan beroperasi
dengan sesuatu yang lain.
Interoperability adalah kemampuan suatu
perangkat lunak untuk bekerja dengan perangkat lunak lainnya tanpa mengalami
kesulitan, menghubungkan suatu program dengan system computer / program lain.
Untuk membentuk pengukuran langsung
mengenai faktor-faktor kualitas tidaklah mudah. Terdapat beberapa ukuran
(metric) yang didefinisikan dan penilaiannya diukur secara objektif. Pengukuran
biasanya dalam bentuk checklist dengan menggunakan skala 0-10. McCall
menetapkan beberapa pengukuran yang dapat digunakan, diantaranya :
1.
Auditability,
kemudahan yaitu penyesuaian terhadap standar yang dapat diperiksa.
2.
Accuracy,
ketepatan perhitungan dan control
3.
Communication
commonality, tingkatan dimana interface standar, protokol dan bandwidth
digunakan
4.
Completenesss,
tingkatan dimana implementasi lengkap dari fungsi yang dibutuhkan telah
tercapai
5.
Conciseness,
kepadatan program dalam jumlah baris kode
6.
Consistency,
penggunaan rancangan dan teknik dokumentasi dalam satu bentuk diseluruh proyek
pengembangan software
7.
Data
commonality, penggunaan struktur dan tipe data standar diseluruh program
8.
Error
tolerance, kerusakan yang muncul ketika program menemukan kesalahan/kegagalan
9.
Execution
efficiency, performa run-time suatu program
10.
Expandability,
tingkatan dimana rancangan arsitektural, data atau prosedur dapat dikembangkan
11.
Generality,
lingkup aplikasi potensial dari suatu komponen program
12.
Hardware
independece, tingkatan dimana software dipisahkan dari hardware yang
mengoperasikannya
13.
Instrumentation,
tingkatan dimana pengawasan program memiliki operasi tersendiri dan
mengidentifikasikesalahan yang terjadi
mengidentifikasikesalahan yang terjadi
14.
Modularity,
kemandirian fungsional dari suatu komponen program
15.
Operability,
kemudahan pengoperasian program
16.
Security,
ketersediaan mekanisme yang mengontrol atau menproteksi program dan data
17.
Self-documentation,
tingkatan dimana kode sumber menyediakan dokumentasi yang berarti
18.
Simplicity,
tingkatan dimana program dapat dimengerti tanpa kesulitan
19.
Software
system independence, tingkatan dimana program mandiri terhadap feature bahasa
pemrograman nonstandar, karakteristik sistem operasi, dan batasan-batasan
lingkungan lainnya
20.
Traceability,
kemampuan penelusuran ulang kepada kebutuhan mengenai representasi rancangan
atau komponen program yang sesungguhnya
21.
Training,
tingkatan dimana software membantu menerapkan sistem oleh user yang baru.
CONTOH:
TENIK PENILAIN PERANGKAT
LUNAK
|
Faktor
Kualitas (efek)
|
Kreteria
Kualitas (penyebab)
|
|
Kebanaran
|
Kelengkapan,
ketetapan, dapat diusut
|
|
Handal
|
Ketetapan,
kesalahan toleransi, ketetapan, kesederhanaan
|
|
Ketepat
gunaan
|
Pengeksekusian
ketepatgunaan, penyimpanan ketepatgunaan
|
|
Ketangguhan
|
Control
akses, pemeriksaan akses
|
|
Kegunaan
|
Sifat
suka berbicara, dapat dijalankan, pelajaran
|
|
Perawatan
|
Konsisten,
ketetapan, kesederhanaan, modularitas, dokmentasi diri,
|
|
Dapat
diuji
|
Kesederhanaan,
moduaritas, peralatan, dokumntasi diri
|
|
Sifat
melentur
|
Dapat
dikembangkan, umum, modularitas, dokumentasi diri
|
|
Mudah
dibawa
|
System
perangkat lunak bebas, perangkat keras bebas, dokumentasi diri, modularitas
|
|
Dapat
dipakai lagi
|
Umum,
system perangkat lunak bebas, perangkat keras bebas, modularitas
|
|
Kemampuan
dua sisem atau lebih untuk bekerja sama
|
Komunikasi
penggunaan sama, data penggunaan sama,pengaturan/modularitas
|
CONTOH
STUDY KASUS
Penilaian Perangkat Lunak DENGAN McCall Model PADA
APLIKASI WOWPAY BERBASIS ONLINE
1. Implementasi Dan Analisis Hasil Antarmuka Sistem
Antarmuka
Halaman Utama
Pada saat pertama dijalankan, menu yang
muncul pada aplikasi WOWPAY ini ada menu pulsa, menu data, menu game,
menu pln, menu Telkom, menu cicilan, menu hp, menu pdam, menu bpjs, menu token, menu tvkabel, menu cetak . jadi kita bisa memilih menu apa yang ingin kita lihat,
Aplikasi WOWPAY adalah Aplikasi WOWPAY ini bisa kita gunakan untuk memudahkan
pekerjaan atau akivitas sehari-hari seperti pembayaran pulsa hendphone, pelunasan
tagihan pln, voucer game dan lain-lain. Tetapi ketika kita ingin bertransaksi
kita harus terlebih dahulu untuk mengisi saldo kita supaya kita bisa lancar
untuk bertransaksi di aplikasi wowpay ini.
Menu Pulsa
Menu pulsa adalah menu yang kita
gunakan disaat kita ingin membeli pulsa hendphone yang biasa kita beli
dikonter-konter. Dengan hanya menginput nomor hendphone dan memilih nominal yang kita inginkan dan
seturusnya kita OK, maka tinggal tunggu beberapa detik saja pulsa kita sudah
terisi.
MENU DATA
Menu Data adalah menu yang kita gunakan ketika kita hendak membeli
paket atau kuata internet , kita bisa memilih menu ini, seorang user hanya
tinggal amemilih operator yang
diinginkan, memilih produk dan memasukkan nomor yang ingin di isi paket atau
kuota , lalu user tinggal memencet tombol BELI SEKARANG dan menunggu beberapa
detik saja.
MENU GAME
Menu Game adalah menu yang bisa digunakan oleh seorang user untuk
membeli voucer game online. User hanya tinggal memilih Publiser game , voucer
game dan memasukkan nomor user itu sendiri , lalu user bisa memencet tombol
beli sekarang dan menunggu beberapa menit.
MENU PLN
Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) atau nama
resminya adalah PT. PLN (Persero) adalah sebuah BUMN yang mengurusi
semua aspek kelistrikan
yang ada di Indonesia.
Di aplikasi
wowpay ini trdapat menu pln yang digunakan untuk membayar tagihan PLN kita
perbulannya. Kita hanya perlu untuk memasukkan ID pelanggan kita dan memencet
tombol cek tagihan sehingga nantinya akan muncul berapa tagihan listrik kita ,
kita bisa langsung membayarnya juga di aplikasi ini.
MENU TELKOM
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom
Indonesia atau Telkom saja (IDX: TLKM,
NYSE: TLK) adalah
perusahaan informasi
dan komunikasi
serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi
secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan
telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap
sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.
Biasanya
kalau kita ingin membayar tagihan Telkom ini kita harus pergi ke bank atau ke
perusahaan nya langsung. tetapi tidak dengan wowpay, aplikasi ini mempunyai
menu khusus untuk kita bisa membayar tagihan Telkom, dengan hanya memasukkan ID
pelanggan dan langsung cek
tagihan , maka tagihan kita akan keluar dengan sendiri nya sehingga kita
langsung bisa membayarnya.
MENU CICILAN
Dewasa ini banyak orang melakukan kredit atau
cicilan , cicilan bisa berupa cicilan kendaraan, rumah dan lain-lain. Orang
jika ingin membayar cicilan tersebut harus dating langsung keperusahaan atau
pun pergi ke bank untuk membayar nya. Tetapi dengan aplikasi ini tersedia menu
untuk user atau pengguna untuk membayar cicilan tersebut caranya hanya perlu
memilih leasing nya dan memasukkan nomor kontrak user atau orang yang ingin
membayar cicilan tersebut, selanjutnya cek tagihan langsung bisa bayar cicilan
anda.
MENU HP
Jika anda mempunyai tagihan hp pascabayar anda bisa
menggunakan aplikasi ini, aplikasi ini banyak sekali kegunaannya, contohny
tagihan hp pasca bayar. Kita hanya perlu untuk memilih operator dan memasukkan
nomor hendphone langsung cek tagihannya sehingga kita bisa tahu berapa tagihan
kita, nah kita bisa langsung membayarnya tanpa repot-repot.
MENU PDAM
PDAM atau Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu
unit usaha milik daerah, yang yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi
masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya di
seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air
bersih yang diawasi dan dimonitor oleh aparataparat eksekutif maupun legislatif
daerah.
Di menu
pdam ini kita hanya perlu untuk memilih wilayah tempat tinggal kita yg akan
kita bayar dan menginput nomor sambung lalu kita bisa langsung memencet tombol
cek tagihannya . maka jumlah nya akan keluar dengan sendiri nya dan langsung
kita bayar.
MENU BPJS
BPJS
Kesehatan adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang dibentuk pemerintah
untuk memberikan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat,. Jaminan Kesehatan
Nasional (JKN) merupakan program kesehatan untuk mewujudkan masyarakat dengan
pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis.
Di wowpay kita juga bisa
menggunakannya untuk membayar BPJS . diaplikasi ini sangat lengkap kebutuhan
yang kita perlukan untuk membayar semua tagihan kita. Contohnya dengan menu
BPJS ini kita hanya memasukkan nomor virtual account kita dan langsung kita
ceki tagihan kita , maka jumlah nya akan segera keluar dan kita bisa langsung
membayarnya
MENU TOKEN
Dewasa
ini Perusahaan PLN telah banyak kemajuannya, orang orang tidak perlu lagi
membayar tagihan pln nya sebulan sekali , pengguna nya hanya perlu untuk
mengisi nomor token yang di inginkan pengguna nya. Dengan cara memasukkan ID
pelanggan/nomer meter dan memilih nominal yang diinginkan lalu memencet inquiry
maka tinggal menunggu bebrapa detik saja , nomor meternya akan segera keluar.
MENU TV KABEL
Jaman sekarang banyak orang sudah menggunakan tv
kabel , Televisi kabel atau cable television adalah sistem
penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang
ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan
lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Selain
acara televisi, acara radio FM, internet, dan telepon juga
dapat disampaikan lewat kabel. Nah setiap sebulan sekali orang orang harus
membayar tagihannya dan mengharuskan pergi kekantor atau ke bank, dengan ada
nya aplikasi wowpay tidak perlu repot lagi,
aplikasi ini punya menu tv kabel , dengan hanya kita memilih layanan tv kabel
kita dan memasukkan ID pelanggan nya lalu cek tagihan nya kita sudah tahu
berapa tagihan kita dan kita loangsung bisa membayarnya waktu itu juga.
MENU CETAK
Menu cetak adalah menu yang di khusus kan untuk
pengguna jika ingin mencetak struk sehabis membeli nomor token/meter , jika
pengguna ingin mencetaknya , hanya perlu untuk memasukkan ID dan memih
nominalnya lalu kalau ingin di cetak , hanya perlu memencet cari data nanti
struk nya akan segera dicetak. Tetapi pengguna juga perlu untuk membeli alat
print/cetaknya supaya bisa untuk mencetaknya.
2.
Metode Penentuan
Kualitas Perangkat Lunak
Metode Penilaian
Metode penentuan kualitas
perangkat lunak dalam penelitian ini menggunakan metode McCall Model. Dari
11 (sebelas) faktor kualitas McCall Model untuk menentukan kualitas perangkat
lunak ini menggunakan sebelas factor yaitu faktor Ketepatan (Correctness),
Keandalan (Reliability), Efisiensi (Efficiency), Kegunaan (Usability), dan Perbaikan
(Maintainability) ,integrity, testability, flexibility, portability,
reusability,interoperability, (Romi Satrio Wahono, 2006).
Jumlah responden 1 orang, diambil dari
pengguna aplikasi wowpa. Penilaian menggunakan metode McCall terdiri dari
beberapa tahap, yaitu :
1.
Menentukan kriteria yang
digunakan untuk mengukur suatu faktor.
2.
Menentukan bobot (w) dari
setiap kriteria (0<=w<=1).
3.
Menentukan skala nilai
kriteria, dimana skala penilaian yang digunakan antara 1 – 100, dimana 1 adalah
penilaian minimum dan 100 penilaian maksimum.
4.
Memasukkan nilai pada tiap
kriteria hasil dari penilaian responden.
5.
Menghitung nilai total
dengan rumus Fa=w1c1+w2c2+…+wncn. Fa adalah nilai total dari
faktor a, wi adalah bobot untuk kriteria i, dan ci adalah
nilai untuk kriteria i.
Analisis Hasil Penelitian
Hasil penilaian kualitas perangkat lunak
yang diperoleh dari 1 orang responden ditunjukan pada tabel berikut ini: ( di
file EXEL )
Dengan menentukan nilai rata-rata pada
setiap kriteria yang ada maka hasil penilaian kualitas perangkat lunak yang diperoleh
dari 1 orang responden.
|
No
|
Faktor
|
Bobot
|
Kriteria
|
Bobot
|
Nilai
|
|
1
|
Kebenaran
|
0,9
|
kelengkapan
|
3,33
|
7,45
|
|
ketetapan
|
3,33
|
6,45
|
|||
|
Dapat
diusut
|
3,33
|
8,15
|
|||
|
2
|
Handal
|
0,9
|
ketepatan
|
5,00
|
7,85
|
|
Kesalahan
toleransi
|
5,00
|
8,25
|
|||
|
ketetapan
|
5,00
|
4,45
|
|||
|
kesederhanaan
|
5,00
|
7,25
|
|||
|
3
|
Ketepatgunaan
|
0,9
|
Pengeksekusian
ketepatgunaan
|
2,50
|
8,85
|
|
Penyimpanan
ketepatgunaan
|
2,50
|
8,25
|
|||
|
4
|
Ketangguhan
|
0,9
|
Control
akses
|
3,33
|
7,25
|
|
Pemeriksaan
akses
|
3,33
|
8,15
|
|||
|
5
|
Kegunaan
|
0,9
|
Sifat
suka bicara
|
5,00
|
6,25
|
|
Dapat
dijalankan
|
5,00
|
7,95
|
|||
|
pembelajaran
|
5,00
|
6,45
|
|||
|
6
|
Perawatan
|
0,9
|
konsisten
|
3,33
|
5,25
|
|
ketetapan
|
3,33
|
5,45
|
|||
|
Kesederhanaan
|
3,33
|
7,25
|
|||
|
modularitas
|
3,33
|
4,45
|
|||
|
Dokumentasi
diri
|
3,33
|
6,45
|
|||
|
7
|
Dapat
di uji
|
0,9
|
kesederhanaan
|
2,00
|
6,25
|
|
modularitas
|
2,00
|
7,25
|
|||
|
peralatan
|
2,00
|
7,45
|
|||
|
Dokumentasi
diri
|
2,00
|
6,25
|
|||
|
8
|
Sifat
Melentur
|
0,9
|
Dapat
dikembangkan
|
2,50
|
7,45
|
|
umum
|
2,50
|
8,25
|
|||
|
modularitas
|
2,50
|
6,25
|
|||
|
Dokumentasi
diri
|
2,50
|
6,15
|
|||
|
9
|
Mudah
dibawa
|
0,9
|
System
peraangkat lunak bebas
|
2,50
|
7,45
|
|
Bebas
perangkat keras
|
2,50
|
8,36
|
|||
|
Dokumentasi
diri
|
2,50
|
7,5
|
|||
|
modularitas
|
2,50
|
6,23
|
|||
|
10
|
Dapat
dipakai lagi
|
0,9
|
umum
|
2,00
|
7,25
|
|
System
perangkat lunak bebas
|
2,00
|
7,45
|
|||
|
Bebas
perangkat keras
|
2,00
|
8,55
|
|||
|
Dokumentasi
diri
|
2,00
|
7,25
|
|||
|
modularitas
|
2,00
|
6,34
|
|||
|
11
|
Kemampuan
dua system atau lebih untuk bekerja sama
|
0,9
|
Komunikasi
penggunaan komponen sama
|
2,50
|
8,56
|
|
Data
penggunaan komponen sama
|
2,50
|
8,98
|
|||
|
modularitas
|
2,50
|
5,45
|
Dari hasil penilaian dari responden selanjutnya dihitung nilai
totalnya dengan menggunakan rumus Fa=w1c1+w2c2+…+wncn.
Kemudian penjumlahan total dikalikan 100% dengan ketentuan bobot
nilai dalam persen adalah sebagai berikut:
80-100% = Sangat Baik
50-79,% = Cukup Baik
0-49,9% = Kurang Baik
KEBENARAN
=
w1n1+w2n2 +w3n3
= (3,33 x 6,25) + (3,33 x 7,95) + (3,33 x 6,45)
= 20,8125
+ 26,4725+ 21,4725
= 68,7635
HANDAL
=
w1n1+w2n2 +w3n3 +w4n4
= (5,00 x 7,85) + (5,00x 8,25) + (5,00 x 4,45)
+ (5,00 x 7,25)
=39,25
+ 41,25 + 22,25 +36,25
=139
Ketepatgunaan :
=
w1n1+w2n2
=
(2,50 x 8,85) + (2,50 x 8,25)
= 22,125
+ 20,625
= 42,750
Ketangguhan :
=
w1n1+w2n2
=
(3,33 x 7,25) + (3,33 x 8,15)
=
24,1425 + 27,1395
=
51,282
Kegunaan :
=
w1n1+w2n2 +w3n3
=
(5,00 x 6,25) + (5,00 x 7,95) + (5,00 x 6,45)
=
31,25 + 39,75 + 32,35
=
103,25
Perawaatan :
=
w1n1+w2n2+w3n3+w4n4+w5n5
=
(3,33 x 5,25) + (3,33 x 5,45) + (3,33 x 7,25) + (3,33 x 4,45) + (3,33 x 6,45)
=
17,48 + 18,14+ 24,14+ 14,81+ 21,47
=
96,04
Dapat di uji
=
w1n1+w2n2 +w3n3+w4n4
=
(2,00 x 6,25) + (2,00 x 7,25) + (2,00 x 7,45) + (2,00 x 6,25)
=
8,25+ 9,25+ 9,45+ 12,5
=
39,45
Sifat melentur :
=
w1n1+w2n2+w3n3+w4n4
=
(2,50 x 7,45) + (2,50 x 8,25) + (2,50 x 6,25) + (2,50 x 6,15)
= 18,625+
20,625+15,625+ 15,375
= 70,25
Mudah dibawa :
=
w1n1+w2n2 +w3n3+w4n4
=
(2,50 x 7,45) + (2,50 x 8,36) + (2,50 x 7,5) + (2,50 x 6,23)
=
18,625+ 20,9+ 18,75 + 15,575
=
73,85
Dapat dipakai lagi :
=
w1n1+w2n2+w3n3+w4n4+w5n5
=
(2,00 x 7,25) + (2,00 x 7,45) + (2,00 x 8,55) + (2,00 x 7,25) + (2,00, x 6,34)
=
14,5+ 14,9+ 17,1+ 14,5+ 12,68
=
73,68
Interoperability :
=
w1n1+w2n2 +w3n3
=
(2,50 x 8,56) + (2,50 x 8,98) + (2,50 x 5,45)
=
21,4+ 22,22+ 13,625
=
57,245
Sehingga
total kualitas (∑) yang diperoleh adalah
sebagai berikut:
∑ = (0,9 x68,7635) + (0,9 x 139) + (0,9 x 41,750) + (0,9 x 51,282) +
(0,9 x103,25) + (0,9 x 96,04) + (0,9
x39,45) + ( 0,9 x 70,25) + (0,9 x 7,85) + (0,9 x73,68) + (0,9 x 57,245)
= 61,88 + 125,1 +
37,575+ 46,15 + 92,92+ 86,43+ 35,505+ 63,225+ 7,06+ 66,312+ 51,52
= 673,6775 / 100 x 100%
= 6,736775%
Perhitungan masing-masing faktor kualitas yang dilakukan
berdasarkan kriteria yang telah ditentukan adalah sebagai berikut: (di file
exel)
Dengan demikian Sistem informasi ini
merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya yaitu pengolahan data secara
manual yang semua dikerjakan oleh manusia, diubah menjadi sistem yang berbasis
komputer. Sistem informasi wowpay ini telah dinilai coba dan tidak ditemukan
kendala yang berarti. Kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak untuk
implementasi sistem informasi ini juga tergolong sederhana, dapat dijalankan
pada komputer pentium IV dan sistem operasi windows xp pack 2. Berdasarkan
hasil penilaian sistem dengan metode McCall yang telah dilakukan, sistem
informasi ini mendapatkan nilai total kualitas 6,736775% dengan predikat
cukup baik. Akan tetapi masih perlu
pengembangan misalnya penambahan penyajian data yang lebih detail untuk member
atau pun admin, dan penambahan perangkat keras barcode.
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
Model McCall
memenuhi banyak komponen penilaian yang cenderung menilai perangkat lunak dari sisi kehandalan
perangkat lunaknya, akan
tetapi ada penilaian yang tumpang tindih karena banyaknya komponen yang
dinilai. Model ini sesuai digunakan jika permasalahan utama adalah penilaian
secara menyeluruh dan mendalam. Salah satu aspek yang tidak dipertimbangkan
langsung oleh model ini adalah fungsionalitas dari produk perangkat lunak.
DAFTAR PUSTAKA
Yurindra,S.Kom,M.T, STMIK Atma Luhur
Sufa’atin, Adam Mukharil Bachtiar, Dian
Dharmayanti, Prosiding Seminar
Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2014, Yogyakarta, 15 November
2014
ADAM MUKHARIL BACHTIAR, DIAN DHARMAYANTI,
MIRA KANIA SABARIAH, Majalah Ilmiah UNIKOM
Rizky Parlika, Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIV ITS Surabaya
Anita Hidayati, Sarwosri, S.Kom, M.T, Ariadi Retno Tri Hayati Ririd, ITS Surabaya,
Politeknik Negeri Malang
Ruktin Handayani, Aditya Ideawan, ITS Surabaya
Wayan Gede Suka Parwita, Luh Arida Ayu Rahning
Putri, Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta
Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2012
(Semantik 2012) Semarang, 23 Juni 2012
Antonius WahyuSudrajat, S. Kom., M.T.I., STMIK
MDP
Joko Cahyono, Dahlan Susilo, Sri Huning Anwariningsih Program Studi Teknik
Informatika, Universitas Sahid Surakarta Jl. Adi Sucipto 154, Jajar, Surakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar